Tentang PAP

PROGRAM STUDI PAP

(PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN)


KUALIFIKASI LULUSAN

Kualifikasi kompetensi lulusan yang diharapkan adalah :

  • Program studi S-1 Pendidikan Administrasi Perkantoran dipersiapkan untuk menghasilkan tenaga guru / instruktur yang mempunyai kompetensi paedagogis di bidang Pendidikan Administrasi Perkantoran bagi lembaga kependidikan SMK kelompok bisnis dan manajemen, SMA dan SMP.
  • Lulusan studi S-1 Pendidikan Administrasi Perkantoran diproyeksikan mampu melaksanakan kegiatan Perkantoran secara Profesional.
  • Lulusan studi S-1 Pendidikan Administrasi Perkantoran diproyeksikan mempunyai kompetensi kepribadian dan social, sehingga dapat menjadi modal dasar dalam melakukan usaha Enterpreneur  karena  sudah  dibekali  Life skill yang memadahi.

MANFAAT PROGRAM STUDI

  • Bagi Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
  1. Memotivasi kinerja sumberdaya dosen dibidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  2. Lebih mengoptimalkan pendayagunaan sarana, prasarana dan sumberdaya manusia yang dimiliki Jurusan PIPS Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
  3. Meningkatkan konsistensi dan komitmen lembaga pada pengembangan dunia pendidikan.

 

  • Bagi Masyarakat
  1. Sebagai lembaga rujukan di bidang Pendidikan Administrasi Perkantoran yang mampu menghasilkan tenaga professional dan berkualitas.
  2. Pensuplai tenaga guru / instruktur yang professional dibidang keahlian Administrasi Perkantoran bagi sekolah / lembaga pendidikan.
  3. Pensuplai tenaga kerja yang handal di bidang keahlian Administrasi Perkantoran di lembaga pemerintah dan swasta / bisnis.

PROSPEK PEKERJAAN

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Jurusan PIPS FKIP Universitas Sebelas Maret diharapkan memiliki kualifikasi kompetensi dibidang Administrasi Perkantoran dan wirausaha bagi lembaga pendidikan, pemerintahdan swasta / bisnis.

Bidang keahlian Umum mahasiswa dibekali dengan dasar kemampuan teoritis dan praktis yang nantinya akan mendukung kemampuan sebagai tenaga guru / instruktur dan tenaga Administrasi Perkantoran. Sedangkan dibidang keahlian khusus mahasiswa dibekali dengan keterampilan praktis yang mengarah kepada penguasaan keahlian profesi Administrasi Perkantoran. Hal ini ditunjukkan dengan perbandingan mata kuliah praktek dibidang perkantoran lebih besar dari pada mata kuliah yang bersifat teoritis.

Prospek pekerjaan lulusan Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran ada di dunia pendidikan dan non pendidikan. Di dunia pendidikan khususnya di propinsi Jawa Tengah ada sejumlah 4.530 SMP / MTs, 1.386 SMA / MA, dan 951 SMK. Sedangkan dalam bidang non pendidikan yaitu, di Surakarta ( khususnya ) sebagai kota pendidikan dan budaya, memiliki lokasi yang relativ dekat dengan Jogjakarta sebadai kota pendidikan dan Semarang sebagai kota dagang dan industri di Jawa Tengah, Mempunyai potensi unggul dalam bidang pendidikan dan profesi Administrasi / wirausaha.

 

ANALISIS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DIPERGURUAN TINGGI LAIN DIKOTA SURAKARTA

Berdasarkan data dari Dikti dapat diketahui bahwa jumlah Perguruan Tinggi di Jawa Tengah yang mengelola Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran selain Universitas Sebelas Maret Surakarta adalah Universitas Negeri Semarang dan Universitas Satyawacana Salatiga. Struktur kurikulum yang relatif sama, yaitu menekankan pada pemberian bekal kemempuan dibidang Administrasi Perkantoran.

Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran yang diusulkan oleh Jurusan PIPS FKIP UNS diarahkan pada “ Penciptaan tenaga akademik dalam bidang keguruan sebagai tenaga pengajar di Sekolah Menengah, selain itu ada kemungkinan / menjadi tenaga dibidang pemasaran / kewirausahaan yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan bisnis dan industri “, yang selama ini masih belum mendapat perhatian secara khusus oleh Perguruan Tinggi lain. Disisi lain kebutuhan akan tenaga pendidik di SMK untuk bidang kewirausahaan perlu mendapat penanganan yang serius, mengingat bahwa pada saat ini tenaga pendidik dibidang kewirausahaan di SMK masih sangat dibutuhkan.

KURIKULUM

Penyusunan Kurikulum di Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran yang melibatkan Stakeholders, organisasi profesi dan alumni melalui beberapa tahap, yaitu :

  1. Mengidentifikasi kebutuhan masyarakat terhadap lulusan, dengan tujuan agar lulusan yang dihasilkan dapat diterima dimasyarakat karena kompetensi yang dimiliki sesuai dengan tuntutan.
  2. Mendiskripsikan Kompetensi ( Paedagogik, profesi, sosial. dan kepribadian )
  3. Mendiskripsikan kegiatan belajar
  4. Menyusun bidang kajian yang diarahkan untuk pemenuhan kompetensi lulusan.
  5. Penanaman bidang kajian ( Mata Kuliah )

Struktur kurikulum didasarkan pada prinsip integralitas antar mata kuliah. Pengambilan mata kuliah yang membutuhkan prasyarat, baru dapat dilakukan oleh mahasiswa setelah yang bersangkutan pernah menempuh mata kuliah tertentu yang menjadi prasyaratnya. Penerapan urutan penyajian mata kuliah dengan sistem prasyarat dimaksudkan untuk memberikan pemahaman secara lebih mendalam dan komprehensif. Urutan penyajian matakuliah juga mempertimbangkan sifat matakuliah ditinjau dari karakteristik materi perkuliahan, teori, praktikum, dan praktek kerja nyata. Dengan mempertimbangkan tersebut maka akan tercapai keseimbangan penguasaan mahasiswa terhadap pengetahian teoritis dan keterampilan.

сумка для macbook airкомплексная seo оптимизациянакрутка вконтакте подписчиков софтвзломать вконтакте бесплатно онлайнкредитные карты без справки о доходах украинаbedava slotAmiens escortsправила восхождени¤ на килиманджароальтеза туроператортанзани¤ алтезаподготовка к килиманджарозаймы на карту по всей россиирыбинск путевка на кипр ценасковородка вогпродвижение интернет ресурсаfunny celebrationsкупить чугунную сковороду в москваедом по канадской технологии подэффективное лечение гриппа

10 Replies to “Tentang PAP”

  1. sebenernya itu lulusan administrasi perkantoran selain jadi gueu sama wirausaha itu boleh jadi pegawai kantor gak ya?

  2. kl udah jadi prodi lagi, akreditasi trus buka s2, aku pendaftar pertama…he he. maju terus pap…

  3. mohon fasilitas penunjang diperbaiki dan disesuaikan dengan kemajuan teknologi pada era ini dan seterusnya. utamakan kebersihan demi kenyamanan proses “produksi” para tenaga guru/instruktur yang kompeten seperti yang telah di “lagu”kan diatas. trims.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *